Omi Ongge, Menjadi Tulang Punggung Keluarga Hingga Menjelajah 5 Benua , 27 Negara


Sukses Menjelajah Dunia Dengan Filosofi “ Resopa Temmanginggi Naletei Pammase Dewata”


Omi Ongge, SIP.,MA.,MSc.,MRes., PhD (Candidate) saat ini Omi, begitu sapaan akrabnya tengah menempuh studi Doctoral (Ph.D) di University of York ( 2017- sekarang) pada bidang Politics of Foreign Direct Investment setelah sebelumnya menyelesaikan Master of Research (MRes) di University of Bristol 2016-2017 pada bidang Global Political Economy melalui pembiayaan beasiswa LPDP ( Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

-Omi Ongge-


Kini Omi telah menjadi dosen tetap di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sejak tahun 2014 pada Program Internasional-Hubungan Internasional (HI) atau disingkat IPIREL ( International Program of International Relations) di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.Tentu saja tidak mudah untuk berada di posisi saat sekarang ini. Segala duri dan onak telah Omi cicipi.

Sedikit intermezzo ; Perjumpaan awal dan berkenalan dengan beliau pada tahun 2007, ketika kala itu saya masih duduk di kelas II SMK. Saya ingat sekali beliau pernah menjadi rival suatu perlombaan bertema bahasa Inggris di kabupaten kami. Pada akhirnya beliaulah yang menjuarai lomba tersebut , dan saya hanya ber-tengger di peringkat ketiga. Kebetulan SMK saya tempuh di Kabupaten yang sama yakni di Pinrang, salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan , yang juga menjadi tempat kelahiran beliau


Sebagai anak yatim piatu sejak ditinggal kedua orang tuanya , baru 2 tahun silam , sang ayah tercinta menghembuskan nafas terakhir pada saat Omi tengah menjalankan penelitian di Papua. Setelah sebelumnya ditinggalkan “ Mama Aji ” begitu sapaan sayang kepada sang bunda tercinta yang juga telah tiada. Tinggallah Omi bersama ayah bersama 2 orang adiknya, dan ayah yang sakit. Bahkan terakhir sebelum meninggal sang ayah “ menderita” kebutaan dan lumpuh . Sang Ayah belum sempat melihat banyak kesuksesan yang Omi raih. 



Thailand 

Sepengetahuan saya Bahasa Inggris dan kemampuan komunikasi verbal yang dimiliki Omi sudah tidak diragukan lagi. Tahun 2008 menjelang ujian nasional , beliau bersama mahasiswa Pinrang lainnya dari IPMAPI ( Ikatan Mahasiswa Pinrang)Yogyakarta, mengunjungi sekolah-sekolah dalam kegiatan promosi. Termasuk sekolah saya SMKN 2 Pinrang dalam rangka acara (safari pendidikan) guna mempromosikan kampus-kampus yang ada di Yogyakarta termasuk almamater beliau (UMY) kepada “bakal” mahasiswa yang sebentar lagi akan menempuj ujian akhir dan bersiap melangkah ke jenjang strata 1. Saya akhirnya “ kepincut” untuk berkuliah di Yogyakarta berkat moment tersebut

Saat Mengikuti Debat OIC di Kuala Lumpur, Malaysia

Sedikit saya ceritakan tentang profil beliau. Saya mengenal beliau sebagai seorang yang multi talenta, dan pastinya prestatif. Selain itu beliau juga sangat persisten dengan apa yang diimpikannya sehingga sangat menginspirasi ( termasuk saya terinspirasi oleh beliau). 

Menurut pengakuannya tahun 2008 , sebetulnya ingin menjadi mahasiswa” Kedokteran UGM, namun sayang rejeki belum berpihak padanya , katanya. 

Karena keinginan ingin keliling dunia yang membuatnya pada akhirnya justru memilih Ilmu HI sebagai concern pada bidang riset “ International Political Economy and Asian Studies “ yang siapa sangka justru bidang tersebut yang membesarkan namanya. Bidang yang ditekuninya pun berhasil mengantarkan putera Bugis asli ini ke sudut sudut dunia lain di jagad raya ini guna menggerus ilmu Tuhan yang tiada taranya 



Journey Begin .....

Pernah bersama se-almamater membuat saya setidaknya tahu banyak tentang beliau bahkan beberapa kali se-tim besar ikut lomba debat bahasa Inggris semasa S1. Semisal tahun 2010 tim UMY ikut serta dalam lomba debat nasional bernama IVED ( Intervarsities English Debate) di ITB, IVED Unhas sebagai semifinalist , dan JOVED dan lomba debat sekaliber nasional lainnya menjadi “ jajanan” tahunan beliau . Tidak jarang Omi meraih prestasi sebagai bukti “ konsistensinya sebagai “ debater” . 



London , Inggris , UK 


USA 
Belanda
Ottawa, Kanada

Kyoto, Jepang
Belgia


Beberapa prestasi yang telah diraih diantaranya Juara Debate Komahi di UMY, Semifinalist JOVED Unhas dan banyak lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan saru persatu. Namun yang cukup membanggakan ketika beliau berhasil menjadi Top 10 Best Speaker di lomba NUEDC ( National Universities English Debating Championship) yang diselenggarakan oleh DIKTI. Lomba debat ini dianggap paling bergengsi lantaran prestasi puncak hingga tingkat dunia di WUDC ( World Universities Debating Championship) menjadi incaran para debater nasional

Meskipun tidak berhasil dikirim ke ajang internasional , namun impiannya  untuk tembus ke ajang internasional tidak surut, akhirnya  hal itu pula yang menggerakkan Omi  mencoba peruntungan lagi dengan ikut serta pada lomba debat se-Anggota OIC ( Organization of Islamic Cooperation) di Malaysia, ada 57 negara anggota OIC yang tersebar di hampir semua benua meliputi Asia, Afrika, Amerika Selatan, Eropa ,yang turut berkompetisi masa itu, dan  hasilnya membanggakan 

almamaternya.


Barcelona, Spanyol 


France 
Berlin, Jerman


Di akhir tahun perkuliahannya beliau sempat juga ke China, Beijing dalam rangka mengikuti program ini merupakan mobility student untuk megikuti Seminar Internasional sekaligus kuliah singkat di Chinese Academy of Social Sciences (CASS) saat itu persiapannya saya saksikan sendiri karena kebetulan kita sempat satu rumah kontrakan sekitar beberapa bulan kala itu
Beijing, China 


Lulus Terbaik tingkat Fakultas UMY 
Hingga akhirnya tahun 2012,menjadi tahun terakhir bagi beliau di jenjang S1  , 2009-2012 adalah waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan strata 1 di UMY dengan IPK : 3.88 Dalam masa studi kurang dari 4 tahun, tepatnya 3 tahun, 3 bulan, 18 hari an tidak tanggung-tanggung  predikat “ cumlaude pun disematkan padanya, disaksikan oleh bunda dengan penuh haru
Lulus 3 Thn, 3 Bulan ( Tercepat)
Prestasi ini adalah dalah pencapaian yang luar biasa. Tentu saja Omi tidak hanya menjadi mahasiswa 3 K ( Kost- Kantin- Kampus) , tapi keteterlibatannya di beberapa organisasi kampus termasuk Student English Activity dan IPIREL Community turut mempertajam softskills yang sudah dimilkinya sejak SMA. Bahkan beliau juga adalah Penerima Beasiswa Supersemar Tahun 2009. Apatah lagi dengan beasiswa apreasiasi dari kampus BU/PPA dari Dikti juga berhasil diperolehnya. Tidak salah kemudian ketika dirinya dinobatkan sebagai lulusan tercepat juga lulusa terbaik se-fakultas. Bravo Omi ! 

Di tahun yang sama pasca lulus sembari meniti karir di IRO ( International Relation Office) Kantor Biro Kerjasama Internasional UMY   beliau juga berburu berbagai beasiswa walhasil puluhan beasiswa yang berhasil dilamar diantaranya dari AAS, Erasmus , Chevening, dan bahkan hamper semua beasiswa dijajalnya. Namun nasib baik belum juga tampak adanya. Hingga tahun “ emas “ itu pun datang, 2013 pencarian beasiswa berlabuh di Beasiswa Unggulan (BU)  Calon Dosen. untuk studi di negeri Ratu Elizabeth tepatnya di London Metropolitan University (LMU) selama setahun dan meraih gelar Master of Art (MA) pada bidang International Relations and Globalization Studies  yang membuat beliau diangkat menjadi dosen tetap di institusi yang sekarang sejak tahun 2014


Omi di University College London, Inggris 


Maroko, Afrika Utara 

India 
Omi tidak hanya lulus sebagai alumni UK , Inggris tapi tercatat juga sebagai mahasiswa Indonesia yang aktif di konsulat/kedutaan Indonesia di London.Dilansir dari halaman profil resminya, Omi pernah magang di KBRI London selama S2 di LondonMet. Lebih keren lagi sempat menjuarai Lomba Debat Indonesia Scholars , International Convention ( ISIC 2013), serta berhasil menelorkan karya jurnal terpublikasi internasionala selengkapnya karya beliau dapat dibaca DISINI

Tidak hanya sampai disitu , tahun berikutya kembali mendapatkan beasiswa master yang kedua MSc dari University College London pada jurusan Global Government and Ethics  melalui beasiswa LPDP karena prestasi yang “ pass with distinction “. Tidak kalah mengagumkan akhirnya LPDP kembali merestui proposal beliau untuk menempuh studi S3 di negara yang sama yakni di University of York setelah sebelumnya menerima manfaat beasiswa di lembaga yang sama. Sungguh menginspirasi " Laskar Pemimpi " satu ini ya. 

Praktis ke-27 negara dengan 5 benua berhasil dijajakinya  : Asia ( Malaysia, India, Jepang, Pakistan, Singapura, Thailand dan China, Eropa ( Perancis , Irlandia, Belanda, Inggris, Skotlandia, Luxembourg, Belgia, Yunani, Jerman, Spanyol, Polandia,Islandia , dan Swiss) , Afrika ( Maroko), Amerika ( USA dan Canada) , Timur Tengah ( Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar/UAE) 


Semangat meraih mimpi !

Artikel terkait :  DEDI SUPENDRA , OBOR MIMPI ITU CANDU, BEGINI CARANYA MERAIH MIMPI !




Temukan Omi Ongge dengan " klik " hyperlink di bawah ini ;


Linked-in      : Omi Ongge 

Instagram     : @ommiongge

Facebook     : Omi Ongge 

Twitter          : Omi Ongge (@omiongge)


Dari pengalaman beliau tersebut diatas, apa yang sobat bisa petik?

Inspirasi dan motivasi tentunya, bahwa mimpi itu wajib diperjuangkan !

*“ Resopa Temmanginggi Naletei Pammase Dewata” artinya HANYA KERJA KERAS DISERTAI SIKAP PANTANG MENYERAH YANG AKAN MUDAH MENDAPATKAN LIMPAHAN RAHMAT DARI ALLAH SWT

Note :

Kisah perjuangan para Laskar Pemimpi berikut kronologi cerita yang diposting di https://akhsansrojan.blogspot.com  sudah berdasarkan ijin yang bersangkutan . Segala tautan akan disertai source ( sumber) dan yang pastinya tokoh dalam postingan memiliki hubungan pertemanan/ sejawat/rekan/pernah bertemu/telah diwawancarai secara langsung atau menggunakan media lainnya  oleh  penulis sehingga dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Informasi akan di update setiap 6-12 bulan sekali sehingga profil " Laskar Pemimpi" akan mencerminkan kondisi terkini. 


Salam Sukses 

Semangat Meriah Mimpi 



2 Responses to "Omi Ongge, Menjadi Tulang Punggung Keluarga Hingga Menjelajah 5 Benua , 27 Negara "


  1. walopun gak mengenal beliau secara personal,, cuma sekedar tau,tapi dilihat dr riwayat beliau ne keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya del mksi ya sdh komen, kunjungi dn share web sy ya del www.latopanrita.com

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Coba Perhatikan Ini!

loading...