Perjalanan Awal Saya di UC Media Hingga Menghasilkan $$$ Senilai Puluhan Juta!

Motivasi Bisnis Online [Hampir Nol Rupiah]
Hasilkan Dollar Tanpa  Mengeruk Dompet ! 
Apa bisa ?  


Saya ingat sekali kala itu Maret -April 2018. Kondisi finansial saya begitu 'guncang' pasca' musibah' itu. Hingga memutuskan untuk memutar otak bagaimana caranya menghasikan uang tanpa modal besar. Lalu saya mulai mempelajari trik dan tips ' cara mendapatkan uang dari internet. Kebetulan saya senang sekali untuk menulis dari sebelum masuk bangku sekolah pun saya sudah menulis hehe. Ingat jaman-jaman ber-diary dulu...so sweeet! Fokus--fokus.---

Setelah menjelajah ' google'  dari hari ke hari minggu ke minggu, mencoba dari satu flatform hingga flatform lainnya hasilnya hampir tidak ada yang membuat saya tertarik dan merasa ' mampu bertahan' karena 0.00000.....dollar hampir nonsense bagi saya. Bahkan ada suatu media yang ' kata teman saya bisa dicoba dan cocok bagi penulis seperti saya. Namu tetap saja nol ( bagiku). Saya hampir putus asa. Bahkan saya sampai bikin wesbite ( beli) di kondisi keuangan yang cukup miris kala itu. Satu tujuan ingin mencapai tujuan-mandiri finansial. Penolakan demi penolakan  terus saya hadapi bahkan artikel yang pernah menang dikompetisi nasional sekalipun nampaknya tidak berhasil menggaet editor dan ingin menerbitkan tulisan saya. Sedih rasanya, terrnyata menulis di flatform online tidak seindah yang dibayangkan! 

Apakah saya putus asa? Tentu tidak, saya tetap konsisten hingga pada suatu moment ada sebuah email yang masuk ke inbox saya , kebetulan saya jadi operator UNBK ujian nasional berbasis komputer kala itu, ya jadi enak saja membuka laptop dan segera menanggapinya. Awalnya saya curiga itu hoaks dan sebagainya, atau semacam penipuan online. Saya begitu skeptis kala itu. Email itu berisi ajakan menjadi kontributor ( penulis atau pembuat video di flatform UC Media milik Perusahaan Alibaba Group dari negeri tirai bambu Mr Jack Ma ...kala itu sistem referral ( rekomendasi ) masih diterapkan di UC---
Sekita akhir Maret dapat balasan email seperti ini yang intinya memberitahu bahwa saya diterima sebagai kontributor , senang ? ya pasti senang setidaknya cita-cita mandiri finanisal sudah di depan mata plus menyalurkan hobby menulis...

Email pemberitahuan bahwa saya sudah diterima jadi penulis ( meski pemula) 

Sebenarnya saya mendaftar awal maret 2018, sekitar Maret akhir dapat balasan bahwa saya sudah diterima jadi penulis tapi harus menyelesaikan misi pendatang baru ( akan saya tulis di blog yang lain). Anehnya saya masih saja ragu untuk menulis karena merasa trauma artikel yang terus ditolak dan ditolak dari flatform sebelumnya. Hingga akhirnya tanggal 2 April 2018, saya putuskan untuk menerima misi itu dan memulai menulis. Saya ingat sekali artikel pertama saya yang berjudul :


" 7 Cara Ampuh Mewujudkan Mimpi VERSI Kids Jaman Now" 

yang merupakan artikel karya sendiri tentang tips saya meraih mimpi , yang isinya begini :

Berhubung karena banyaknya sobat yang bertanya via inbox FB/Whatsapp dan sebagainya, tentang tips dan trik bagaimana saya berjuang meraih mimpi mulai dari mimpi kecil hingga besar dan bagaimana langkah menjaga mental seorang “ dreamer ” berikut langkah strategis untuk menggabungkan keduanya.
Baik, berikut saya paparkan satu persatu tips dan trik serta langkah untuk menjaga mentalitas seorang pejuang “ mimpi”
Berdasarkan pengalaman yang telah, sedang dan akan saya saya “ arungi “ selama memperjuangkan “ api” mimpi yang tiada henti. Ada beberapa pemetaan karakter yang saya terapkan sehingga bisa dan terus berjuang hingga titik ini.


1. BELIEVE = KEYAKINAN

Berbicara masalah keyakinan tentu sobat sudah sangat mengerti ketika kita yakin sesuatu akan terjadi dan didukung oleh faktor yang lainnya maka kemungkinan besar itu akan sungguh “ terjadi” dan terwujud. Fakta di lapangan , kebanyakan para pemimpi di luar sana cenderung banyak “ ragu” dan terpegaruh oleh lingkungan sekitarnya yang tidak cukup mendukung mimpi yang mereka punya. “ Believe” disini saya artikan sebagai “ keteguhan” hati seorang pejuang mimpi dalam meraih cita-citanya. Ketika pertama kali memutuskan untuk “ bermimpi” baik kecil maupun besar saat itu juga semua hal berkaitan dengan mimpi tersebut diimajinasikan /divisualisasikan dan diyakini akan terwujud. Hal ini seyogyanya bersifat kontinyu ( terus-menerus) dan konsisten.
Secara konkritnya, berdasarkan pengalaman saya ( kala itu) banyak sekali mimpi kecil saya yang terwujud yang ternyata itu adalah bagian dari mimpi besar saya yang terwujud akhirnya. Kala itu juga saya yakin jika mimpi kecil saya akan menjadi stimulator ( pemicu) lahirnya mimpi-mimpi lainnya.
Jika lebih disederhanakan lagi mimpi itu berarti “ keinginan” jika sobat memiliki “ keinginan” tampaknya akan tidak asyikjika tidak direalisasikan. Mungkin juga akan menjadi “ duri” dalam tubuh kita, dan itu sakit jika tidak segera di keluarkan dari tubuh. Mungkin relatif filosofis , namun begitulah faktanya.

2. OPPORTUNITY = PELUANG

Setelah sobat meyakini akan mimpi yang teman punya , maka saatnya melihat peluang yang kita punya di lingkungan sekitar kita guna mewujdukan mimpi tersebut . Sejujurnya saya pribadi melihat peluang itu, “ sungguh amat luar biasa banyak”. Sekali lagi “ sungguh amat luar biasa banyak” sayang jika sobat tidak memanfaatkan kesempatan emas ini. Semisal dalam berjuang mencari beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Jika sobat setidaknya memiliki “ teknologi internet” , dan saya yakin “ pasti dan akan punya “ setelah membaca ini, maka “ peluang itu sudah di tangan sobat.
Secara konkrit coba praktikkan cara sederhana di bawah ini ;
Buka website “ INDBeasiswa.com
Atau ketik di Mbah Google “ perjuangan beasiswa …..atau “ mendapatkan beasiswa …..dsb

Apa yang sobat dapatkan? banyak sekali kan peluangnya? yang senyum-senyum sadar diri kalau selama ini mereka banyak membuang waktu untuk bermain game ( kecuali mau jadi pembuat game, sah-sah aja < pengecualian> dan sebagainya yang kurang produktif lebih baik ditinggalkan saja.

Jadi kesimpulannya adalah kunci peluang itu ada di :

Google.com

Yahoo.com

Bing.com

Dan search engine (mesin pencari ) lainnnya , yang pastinya jaringan internet yang memdadai ya, karena semuanya butuh proses.

3. INSPIRATION = INPIRASI DAN MOTIVASI

Menurut pengalaman saya pribadi, salah satu sumber inspirasi kita adalah bercermin dari keberhasilan orang lain, terlebih jika itu adalah orang terdekat kita. Saya lebih memilih diinspirasi oleh orang disekitar saya , yang sudah kita kenal betul pribadi dan karakter yang dimiliki untuk menjadi sumber inspirasi dalam meraih mimpi. Dengan pola termotivasi dari orang terdekat, akan memudahkan kita dalam memetakan mimpi kita, setidaknya pola –pola yang diterapkan akan mudah ditiru atau bahkan “ dimodifikasi”

Bagaimana memutuskan mimpi dari yang “kecil” dulu atau “ besar “ dulu ?

Sebagai contoh banyak sekali teman saya yang mengidolakan Jokowi karena ingin seperti beliau, jadi presiden blusukan katanya, lalu saya berfikir “ jika ada 100 juta laki-laki dari 250 juta orang di Indonesia bermimpi menjadi presiden apa ya logis ada pemilihan presiden sebanyak itu kandidatnya hehe. Terkadang mimpi disesuaikan dengan kapasitas yang kita miliki dan sejauh mana kita mampu untuk mewujudkannya yang didukung oleh sumber daya yang kita miliki
Jujur saya dulu memiliki mimpi “ berenang “ dari satu pulau ke pulau lainnya dengan fikiran anak-anak saya secara saya dari kalangan kurang mampu dan berfikir beprgian dengan “ zero” cost = tanpa biaya .Kala itu saya meyakini pasti ada dunia lain dibalik sekedar pulau Sulawesi , maklum ayah saya tidak pernah menceritakan itu dahulu, ( tentu ini hanya mimpi masa kecil )
Jika dinterpretasikan di usia dewasa maka menjadi saya “ bermimpi keliling pulau Indonesia “ ( ketika saya SMA saya mengatakan itu ) dan itu terwujud . Akhirnya ketika saya telah beranjak dewasa, akhirnya mimpi itu semakin eksklusif saya ingin “ keliling dunia” . Dari sini bisa dilihat bahwa proses memulai untuk bermimpi berawal dari mimpi kecil. Faktanya , kebanyakan pemimpi langsung memulai dengan mimpi besar, akhirnya mimpi kecil pun susah diraih karena “ kapasitas” sumber daya belum siap untuk itu. Saya tipikal orag yang percaya akan “ filosofi” anak tangga, yang hanya bisa dinaiki satu persatu hingga mencapai “puncak”.
Lalu saya mulai terinspirasi dengan orang-orang di sekitar saya , yang memiliki mimpi kecil , yang bagi orang lain itu adalah “ bukan “ mimpi hanya sekedar fasilitas dari Tuhan atau bos dan sebagainya. Semisal, tetangga saya dikabarkan naik haji dan naik pesawat ke Mekkah , saat itu langsung bermimpi” saya ingin naik pesawat” ( karena belum pernah naik peswat) . Bukan karena sekedar mimpi anak desa seperti saya , namun nilai filosofis difikiran saya, bahwa naik pesawat itu “ something special” = sesuatu yang berharga dan itu mimpi . Akhirnya betul semua mimpi itu tercapai bahkan saya mendapatkan lebih dari sekedar naik burung besi “ saja tapi menjadi “ naik pesawat Garuda ke Eropa” untuk pertama kalinya . Its real…..Mission completed….

4. SELF CAPACITY & CAPABILITY = REALISTIS

Jika menilik sisi realistis, terkadang saya melihat orang mengatakan “ kamu tuh kurang realistis” mimpi kamu itu terlalu muluk-muluk atau tidak masuk akal . Eits jangan langsung down dulu. Langsung lihat diri kita. Jika memang kita memiliki potensi itu , tidak ada salahnya untuk jalan terus. Sebaliknya jika memang faktanya “ kita belum pantas” maka kita “ berusaha untuk memanatskan diri” . Sobat harus ingat bahwa hidup itu berproses dan dinamis, yang berarti bahwa SEMUA MANUSIA MEMILIKI KAPASITAS DAN KAPABILITAS sendiri untuk berjuang meraih mimpinya masing-masing .

5. BERANI = BRAVERY & SELF CONFIDENCE

Keberanian berbeda dengan “ nekat” , berani semestinya didampingi dengan “ modal “ diri yang cukup. Bagi saya definisi dari berani adalah kemampuan untuk bertindak karena sebuah keyakinan yang disertai dengan kemampuan serta kepercayaan diri yang dimiliki. Jadi kurang tepat jika, melangkah dengan “ tangan kosong” dan bermodalkan “bondo nekat”=bonek , mungkin sekali dua kali itu berhasil tapi , percayalah itu tidak akan se-“ powerful” atau seberhasil jika memang kita sudah memilki modal awal untuk melangkah.
Banyak pula orang yang mengandalkan kata “ keberutungan” dan “ rejeki”, dari sisi hitungan matematis itu betul dari sisi “ peluang” mungkin ada karena “ kebetulan” dan factor X yang dating dari Tuhan ( Allah swt) , namun saya meyakni bahwa factor lucky tidak terlepas dari kemanapun serta rencana yang matang dalam mengeksekusi mimpi-mimpi yang kita miliki.

6. KERENDAHAN HATI =SINCERITY

Kerendahan hati juga sesuatu yang luar biasa dampaknya terhadap suksesnya diri kita dalam meraih dan mewujudkan mimpi. Bayangkan jika ada seorang yang sukses luar biasa, namun tidak menginspirasi orang lain , karena arogansi atau kesombongan diri yang dimiliki, bahkan pada tingkat terparah “ orang tersebut “ juga malas berbagi atau bahkan menolak untuk berbagi. Ini K-E-T-E-R-L-A-L-U-A-N
 Ini fakta di lapangan banyak orang yang memiliki “ ilmu” namun susah berbagi lantaran mereka berfikir bahwa “ keberhasilan mereka atas usahanya sendiri, dan orang lain tidak ikut andil di dalamnya “ , hai sobat yang merasa seperti hentikan itu SEGERA !!!.
Kesuksesan kita dalam meraih mimpi adalah kontribusi Tuhan , alam semesta, dan seisinya tanpa terkecuali. Meskipun tidak tampak di depan mata , bagaimana seorang “ pengdengki” , haters, dan orang-orang negatif sekalipun di sekitar kita “ SUNGGUH SANGAT BERKONTRIBUSI “ terhadap kesuksesan kita apalagi notabene orang yang membutuhkan bantuan atau sesama pejuang mimpi memohon bantuan kita, maka wajiblah adanya untuk sharepengalaman . Jadi tetaplah berbagi dan iri-lah secara positif hehe…..

7. SPIRITUALITY = SPIRITUALITAS DAN MENTALITAS

Pada dasarnya spiritualitas justru yang sangat utama dalam meraih mimpi . Dikarenakan erat kaitanya dengan mental yang kita miliki. Jika sobat adalah Muslim jadilah Mukmin/ Muslimah yang taat , atau jika anda Nasrani jadilah umat Kristiani yang taat., begitupun dengan agama lainnya. Berdoa sebelum dan sesudah berusaha itu kuncinya. Akhirnya apapun proses yang dilalui. Hasil baik buruk yang diperoleh itu sudah bukan menjadi urusan kita selebihnya dikembalikan ke sang Khalik sebagai pemilik mimpi yang sesungguhnya. Pengalaman penulis dalam mencapai mimpi sangat erat kaitanya dengan nilai spiritualitas ( mungkin segelintir orang tidak tergantung titik keyakinan masing -masing ). Semua rasa , pahit , manis, asam , garam dalam berjuang meraih mimpi” yang masih dijalani “ senantiasa saya kembalikan ke Yang Maha Kuasa. Efek positifnya adalah mental kita terdidik menjadi mental “ juara” berani menang dan kalah. Tidak akan pernah ada “ pemenang “ jika tidak ada yang “ kalah” , karena kalah itu kemenangan yang tertunda , tidak akan ada mimpi yang sukses di wujudkan tanpa ada “ mimpi tertunda” .
TETAP SEMANGAT MERAIH MIMPI
SALAM SUKSES
Note : Tulisan tersebut diatas terinspirasi dari pengalaman pribadi penulis, adapun penyebutan tokoh dan nama tempat hanya sebagai contoh atau perumpamaan dan tidak terkait dengan tendensi apapun. Salam bijak…
Link artikel :
 https://wm.ucweb.com/dashboard/article/preview?article_id=52e5096eccae45d285d0f8e2ba78e406
dari artikel itu berhasil dibaca 115 orang ( saja) , di share 8 kali dan di comment 3 kali tapi saya sudah senang setidaknya orang ini bisa teinspirasi dari tulisan saya itu...saya sudah senang dan bersyukur sudah bisa terbit di flatform ini meski belum ada dollar sama sekali..sekitar smeinggu saya menjalani program MISI PENDATANG BARU dan tidak mendapatpakan hasil signifikan


Bagaimanaperjalanan saya selanjutnya? Simak terus kisah seru saya di UC Media pencetak dollar! 

Continued........Part 2



0 Response to "Perjalanan Awal Saya di UC Media Hingga Menghasilkan $$$ Senilai Puluhan Juta! "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Coba Perhatikan Ini!

loading...