Maksud Ingin Menginspirasi Malah Dijebloskan ke Neraka, Innalillah!

 

Ilustrasi : api, Sumber : Google
Sekarang kita sudah ada di akhir zaman, dimana tanda-tanda kiamat sudah mulai bermunculan. Begitupun dengan istilah-istilah kekinian sudah mulai merajalela. Rasanya generasi jaman now , yang juga dikenal generasi “android” , sudah semakin miris saja. Sosial media menjadi ajang yang bukan lagi untuk bersosialisasi atau dimanfaatkan sesuai tujuannya.

Instagram, tanpa disadari adalah media untuk aktualisasi diri. Wah ternyata menjadi ladang maksiat yang cukup beresiko. Betapa tidak, flatform ini adalah wadah untuk memamerkan aktifitas sehari-hari , apapun itu. Menjadi parah karena terkadang apa yang dilihat di sosial media seperti Instagram bukanlah kondisi yang “sesungguhnya” kadang terkesan dimanipulasi agar lebih instagramable ( photo bagus dimata netizen).  Lama-lama acara pamer menjadi cara riya (menunjukkan harta atau kepopuleran kepada khalayak banyak. Dampaknya para pengguna medsos ini kemungkinan saling iri. Lebih dahsyat lagi , bisa muncul penipuan dengan adanya akun palsu. Oleh karena itu bijaklah dalam ber-instagram jangan sampai tergoda syaitan “ laknatullah”.

Lagi, Facebook, salah satu sosial yang penggunanya banyak sekali berasal dari Indonesia. Sering kali kita menemukan manusia yang luar biasa” pamer” di medsos satu ini . Dengan ucapan sekalipun seperti  Alhamdulillah, saya meraih/dapat/menang………….cukup mengintimidasi orang di luar sana. Tampak dari tulisan seperti itu terkesan “ pamer “ pencapaian. Apalagi tidak memberikan kata-kata motivasi di kalimat-kalimatnya. Belum lagi dengan tambahan photo-photo yang semakin menambah nilai pamernya. Belum lagi dengan “ aurat” yang terbuka dimana-mana. Naudzubillh mindzalik.

Jadi apa hubungannya dengan masuk neraka ?

Jelas aktfitas di atas akan mengantarkan kita ke sifat-sifat sebagai berikut ;

Pamer, angkuh, sombong, suka mengumpat, emosional, manipulasi ( berita hoax), fitnah ( aurat), dan maksiat lainnya.

Dengan demikian bijaklah dalam bersosial media. Jadilah netizen yang menginspirasi jangan malah menjadi “ duri” dalam internet, yang “ meresahkan” masyarakat.

Simak ayat Allah SWT berikut ini ;

“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kefasikan (atau sesuatu yang fasik) membawa berita, maka periksalah (tabayyun) dulu “ ( Al-Hujurat, Ayat 6)

“Karena kalian bisa memiliki opini yang keliru kepada pihak lain karena kebodohan kalian. Dan kalian akan menyesal pada hari kiamat nanti.”

“Kalian akan salah paham gara-gara kebodohan kalian dan kalian akan menyesal nanti (karena anda salah tuduh, anda salah membuat opini, anda salah membuat kesimpulan), anda akan menyesal pada hari kiamat (karena anda akan ditanya oleh Allāh

Salam bijak bersosial media.

Pengembangan isi dari penulis sendiri berdasarkan pengamatan fakta

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Maksud Ingin Menginspirasi Malah Dijebloskan ke Neraka, Innalillah!"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung di website kami

CopyAMP code
CopyAMP code