Waspadalah! Jangan Sampai Karena Makanan Surga Menolak Anda, Nyesel!

 

Sebagai seorang muslim, apalagi mejelang bulan Ramadhan ini , kita akan menghadapi berbagai jenis makanan tatkala sahur atau berbuka puasa. Meskipun begitu sahabat UCers harsus berhati-hati dalam memilih jenis dan porsi makanan.

Sumber ilustrasi: Freepik 

“ Makanlah sebelum lapar, dan berhentilah sebelum kenyang”

Itulah kalimat paling bijak dalam urusan makanan.  Sebelum lapar kita dianjurkan untuk makan, sehingga tidak terlalu banyak makanan yang akan masuk ke dalam sistem pencernaan, dan pada saat makan kita dianjurkan berhenti sebelum kenyang. Kenapa begitu ?, karena dalam lambung terdiri atas  udara, air dan makanan, jadi usahakan sisakan sepertiga masing-masing untuk bagian yang lain . Hal ini dimaksudkan  agar tubuh kita senantiasa sehat pencernaan dan metabolismenya. 

Faktanya masih banyak saudara kita diluar sana yang berlebih-lebihan dalam urusan logistik satu ini. Dalam Islam, makanan yang dimakan harus halal dan sesuai dengan kebutuhan. Artinya memakan makanan yang secukupnya untuk sekedar memenuhi kalori tubuh dari sumber yang jelas . Jangan sampai kita terjerumus ke sifat “mubadzir” yakni membuang-buang makanan, sehingga sisanya menjadi tidak berguna.

Tahukah anda bahwa sisa makanan yang dibuang itu bisa saja sangat dibutuhkan oleh sejumlah keluarga yang entah dimana di sudut dunia ini. Sifat berlebih-lebihan dalam makanan menjadikan kita boros, yang mengakrabkan kita dengan syaitan. Orang yang akrab dengan syaitan tentu ibadahnya tidak akan khuysyuk, sehingga amalan menjadi sia, malah akan berdosa, dan berujung neraka. Oleh karena itu sebagai seorang muslim seharusnya kita membiasakan diri untuk makan sesuai kebutuhan dan tidak berlebih-lebihan. Selain karena urusan kesehatan yang memang tidak baik adanya, tapi juga tuntunan syariat agar memakan makanan yang “ sewajarnya saja”

Salam inspirasi motivasi

La Topanrita

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Waspadalah! Jangan Sampai Karena Makanan Surga Menolak Anda, Nyesel!"

Post a comment

Terima kasih telah berkunjung di website kami

CopyAMP code
CopyAMP code